penggunauntuk mengetahui informasi mengenai wedding organizer dan dapat membantu proses transaksi pemesanan wedding organizer. Kata Kunci - Agile Methodology, Framework codeigniter, Scrum, Wedding organizer. Membuat proses bisnis 2. Identifikasi aktor 3. Identifikasi aktivitas bisnis 4. Membuat struktur sistem 5. Identifikasi Kebutuhan Meskimembuat WO membutuhkan waktu dan kerja keras, peluang bisnis ini dapat dilakukan secara fleksibel. Bagi mereka yang akan membuat Wedding Organizer, berikut beberapa cara: Berikut 5 Cara Membuat Wedding Organizer Bagi Pemula Tentukan Target Pasar. Apapun bisnis tentunya mempunyai target pasar sebagai sasaran untuk mencari konsumen. SriAde Wiwid. Harjunawati. Ade wiwid, Sri Harjunawati. 2017. Perancangan Sistem Informasi Transaksi Penyewaan Wedding Organizer pada CV.Denis Citra Mandiri Bekasi. Jan 2012. R S Pressman CaraMemulai Bisnis Event Organizer dari Awal Hingga Berhasil 1. Pengalaman. Apabila dalam suatu acara telah masuk ke dalam tingkatan proses membuat acara, artinya telah ada kesepakatan diantara pihak EO dengan pihak yang menyelanggarakan acara. Dengan demikan, kamu harus memastikan semua hal telah siap, lakukan pengecekan sekali lagi untuk 1 Single segment concentration, memilih satu segmen saja. Bisnis kami dari namanya hanya melayani pernikahan saja. Biasanya mulai dari 1) membuat suatu permulaan, (2) perencanaan. acara, (3) penentuan lokasi acara, logistik dan suasana wedding events, (4) penutupan dan evaluasi acara. Jadi benar - benar terfokus pada acara pernikahan. 6Rekomendasi Jasa Wedding Organizer dengan Harga Terjangkau di Jakarta. Pernikahan. Handaka. Rab, 01 Nov 2017. 7:46 WIB. SWARA - Saya membayangkan ribetnya mengurus pesta pernikahan dari A sampai Z. Mulai dari mengonsep, memilih lokasi, membuat dekorasi, mencari katering yang enak, sampai merekrut vendor pernikahan lainnya. Kedua jasa wedding planner, yakni memberikan pendampingan mulai dari proses awal. Klien tinggal datang dan menyampaikan jumlah budget yang diinginkan untuk sebuah pesta pernikahan. Setelah itu, dia akan memberikan beberapa draft budget mencakup dekorasi, foto, katering yang masing-masing terdiri dari dua hingga tiga opsi vendor yang berbeda-beda. PADABISNIS WEDDING ORGANIZER Ina Melati rangkaian pernikahan, dan menjamin bahwa seluruh proses pernikahan berjalan dengan sesuai dengan yang diinginkan oleh konsumen, mereka juga dituntut 5Tips Sukses Kelola Bisnis Wedding Organizer 1. Tentukan Target Pasar. Apapun jenis bisnis yang dijalankan pastinya memiliki target yang dijadikan sebagai sasaran 2. Bentuk Tim yang Kuat. Namanya organizer pastinya tidak dikerjakan sendiri, sebab akan banyak tugas yang harus 3. Ajak Kerja Darihasil kajian dan analisa sistem pada Mindo Wedding Organizer, maka dapat diketahui permasalahan yang ada yaitu penyebaran informasi wedding masih terbatas, proses pemesanan tidak fleksibel dan pengolahan data belum otomatis (terkomputerisasi). Faktor-faktor yang mempengaruhi diantaranya : 1. Karyawan pada Mindo Wedding Organizer 2. 7Z26im. Cara Memulai Bisnis Wedding Organizer – Jika bicara tentang usaha atau bisnis yang mungkin bisa ditekuni di Indonesia, wedding organizer bisa menjadi pilihan bisnis dengan peluang yang sangat besar. Mengapa demikian? Salah satu faktor penting yang berpengaruh adalah tingginya angka pernikahan di Indonesia. Faktor lainnya adalah kebanyakan pasangan yang merencanakan pernikahan menginginkan adanya pesta. Tidak semua berfikiran seperti ini, tetapi sebagian besar ingin mengadakan pesta agar bisa dikenang di masa tua. Siapa yang tidak ingin merasakan momen terindah ketika melangsungkan acara pernikahan ?. Semua kalangan masyarakat, dari kelas mana pun pasti mengidam – idamkan momen sakral pernikahan yang sangat berkesan. Namun, untuk mewujudkan impian pernikahan dengan konsep yang matang, dibutuhkan pihak ketiga. Pihak ketiga tersebut adalah wedding organizer. Calon pengantin tidak mungkin bisa mengatasi segala urusan pernikahan tanpa melibatkan pihak ketiga. Disinilah peluang binis wedding organizer mengambil peran. Apa Itu Wedding Organizer? Apa Itu Wedding Organizer?Apa Saja Tugas Dari Wedding Organizer?Langkah Awal Memulai Bisnis Wedding Organizer1. Menentukan Target Pasar2. Membentuk Tim Yang Solid3. Bekerjasama Dengan Banyak Vendor4. Membuat Paketan Konsep Menarik5. Promosikan Secara Offline dan OnlineModal Usaha Wedding OrganizerApa Yang Harus Di Persiapkan Untuk Menjadi Wedding Organizer?1. Bisnis Kreatif Dengan Minimal Budget2. Mengetahui Seluk Beluk Wedding OrganizerKesimpulan Wedding organizer sendiri merupakan sebuah organisasi yang menawarkan jasa untuk membantu segala sesuatu yang berhubungan dengan pernikahan. Mulai dari detail – detail kecil hingga proses berjalannya acara pernikahan sampai selesai. Tugas WO sendiri diantaranya, mengurus dekorasi, katering, make up pengantin, dokumentasi, dan banyak hal lainnya. Dengan menggunakan bantuan WO, pesta pernikahan akan terkonsep sesuai keinginan pengantin. Setiap pasangan juga pasti memiliki konsep pernikahan masing – masing. Mulai dari tradisional hingga internasional, dan dari yang sederhana sampai penuh kemewahan. Apa Saja Tugas Dari Wedding Organizer? Jika melihat tugas – tugas yang harus dipertanggungjawabkan kepada klien. pekerjaan WO memang menguras banyak tenaga, pikiran, dan waktu. Namun, bisnis ini juga sangatlah fleksibel. Fleksibel disini, Anda bisa mengerjakannya di rumah dan kapan saja. Dan tentu saja pendapatan WO bisa sangat menjanjikan. Apalagi jika Anda sudah pernah berpartisipasi dalam suatu even organizer. Sedikit banyaknya pasti sudah Anda pahami, sehingga tidak ada salahnya untuk mencoba bisnis wedding organizer. Lalu bagaimana cara memulai bisini WO ? Langkah apa yang perlu dilakukan pertama kali? Disini akan berbagi informasi tentang cara membuka usaha wedding organizer. ” Baca Juga Cara Memulai Bisnis Fotografi Untuk Pemula β€œ Langkah Awal Memulai Bisnis Wedding Organizer Bisnis WO memang sedang menjamur dimana – mana. Namun, jangan dijadikan alasan untuk menunda niat berbisnis. Nah berikut ini langkah – langkah awal yang bisa Anda ambil untuk memulai bisnis WO. 1. Menentukan Target Pasar Sebelum menentukan bidang usaha apa yang akan di pilih, tentunya ada hal – hal yang melatarbelakangi mengapa usaha tersebut yang Anda di pilih. Saat menentukan pilihan inilah akan muncul siapa target konsumen untuk bisnis yang akan di kelola. Begitu pula dengan bisnis wedding organizer. Siapakah sasaran utama untuk bisnis ini ? Apakah mulai dari kalangan menengah kebawah, menengah ke atas, kalangan atas, atau bahkan semua kalangan. Tentunya setelah menentukan target pasar, mulailah terpikirkan tentang perencanaan bisnis yang sesuai dengan target. Perencanaan bisnis ini meliputi perencanaan keuangan, konsep, hingga proses marketing. Hal ini menjadi langkah awal cara memulai bisnis wedding organizer. 2. Membentuk Tim Yang Solid Di awal sudah di bahas bahwa wedding organizer adalah sebuah organisasi. Dan yang namanya organisasi tidak bisa di jalankan seorang diri. Untuk mencapai kesuksesan di bisnis WO di butuhkan sebuah tim yang mampu bekerjasama, memiliki ide – ide kreatif, dan memiliki loyalitas yang tinggi. Kemudian untuk membentuk tim tidak harus mengajak banyak orang. Cukup hire orang – orang yang memiliki kompetensi, konsistensi, dan tanggungjawab dengan pekerjaan. Dan tentu saja memiliki keahlian seperti di bidang desain untuk mengurus dekorasi, keuangan, marketing, dan lainnya. Sehingga bisa memahami jobdesc sesuai arahan. Namun, jika seandainya membutuhkan orang – orang tambahan untuk support suatu project, bisa memanfaatkan pekerja lepas. 3. Bekerjasama Dengan Banyak Vendor Bisnis WO yang baru mulai di rintis tentu saja membutuhkan banyak pihak untuk memenuhi keinginan klien. Anda bisa membuat proposal kerja sama dengan mitra. Tentunya ini akan memudahkan pekerjaan tim. Mitra – mitra yang biasanya perlu di ajak bekerjasama antara lain; katering, make up dan busana pengantin, dokumentasi foto dan video, hiburan, toko bunga, venue resepsi, dan sebagainya. Jika tanpa melakukan kerja sama dengan mitra seperti di atas, tim yang sudah di bentuk mungkin bisa mengalami kesulitan. Oleh karena itu, mengapa bekerjasama dengan banyak partner perlu di lakukan. Selanjutnya dengan melakukan kerja sama, maka akan meminimalisir modal dan meingkatkan peluang memperoleh klien. Hal ini juga membantu tim WO menentukan budget pernikahan sesuai konsep yang di rencanakan calon pengantin. 4. Membuat Paketan Konsep Menarik Cara memulai bisnis wedding organizer yang selanjutnya adalah membuat paketan konsep yang menarik. Dengan begitu bisnis WO yang di jalakan mampu bersaing dengan kompetitor. Penawaran paketan konsep ini bisa di mulai dengan mengikuti tren terkini yang ada di masyarakat. Contonya saja, konsep pernikahan tradisional yang di kemas secara modern, tapi tidak menghilangkan nuansa adat yang di pilih. Lalu bisa juga dengan berinovasi dengan pilihan menu kateringnya. Kemudian, pastikan bahwa budget yang di tawarkan sesuai dan bisa bersaing. 5. Promosikan Secara Offline dan Online Promosi adalah kunci kesuksesan sebuah usaha. Tanpa melakukan promosi, rasanya akan sulit memperkenalkan bisnis Anda kepda orang lain. Inilah alasan mengapa di dalam tim yang Anda bentuk di butuhkan seseorang yang handal di bidang marketing. Anda bisa memperkenalkan bisnis Anda secara offline maupun online. Beberapa cara yang bisa di tempuh adalah membuat pamflet atau brosur dengan desain yang simpel tetapi mampu menarik orang lain untuk membacanya. Atau bisa juga membuka stand WO di event – event tertentu. Sedangkan untuk cara online bisa melalui instagram, tiktok, twitter, facebook, youtube, dan media sosial lainnya. Jangan lupa juga untuk menampilkan foto di project yang pernah di handle oleh tim, sebagai protofolio bisnis Anda. Itulah lima langkah yang bisa Anda lakukan untuk memulai bisnis WO. Pastikan juga tim Anda memberikan pelayanan terbaik untuk klien. Sifat klien yang nantinya di temui pasti akan berbeda – beda, sehingga di butuhkan kesabaran untuk memahami keinginan pelanggan. Pelayanan yang baik akan memberikan feedback yang baik juga untuk usaha Anda. Modal Usaha Wedding Organizer Selanjutnya jika biacara soal modal, bisnis WO tidak membutuhkan modal yang besar. Karena ada sistem DP down payment sebagai tanda jadi calon pengantin akan memakai jasa tim Anda. ” Baca Juga Aplikasi Jual Foto Di Internet Terpopuler β€œ Apa Yang Harus Di Persiapkan Untuk Menjadi Wedding Organizer? Lalu setelah memahami langkah awal memulai bisnis wedding organizer, apa saja yang perlu di persiapkan untuk menjadi WO? Mari simak bersama – sama. 1. Bisnis Kreatif Dengan Minimal Budget Bisnis WO merupakan bisnis yang membutuhkan budget minimal dengan ide – ide kreatif yang tidak biasa. Mengapa budget minimal? Karena klien akan membayarkan DP mulai dari 50 % hingga 75 %. DP inilah yang bisa di kelola oleh tim WO. Selain itu juga dengan membayar DP, akan timbul kepercayaan antara klien dan WO. 2. Mengetahui Seluk Beluk Wedding Organizer Penting sekali memahami seluk beluk dunia WO. Tujuannya adalah bisa paham tentang konsep – konsep wedding yang sesuai keinginan konsumen. Supaya tidak ketinggalan juga dengan trend terkini konsep pernikahan. Untuk itu Anda bisa bergabung dengan komunitas wedding karena akan banyak ilmu yang di peroleh untuk mengembangkan bisnis WO. Kesimpulan Demikianlah informasi yang bisa tim bagikan mengenai Cara Memulai Bisnis Wedding Organizer. Jika Anda tertarik untuk memulai bisnis ini, maka buatlah organisasi yang menawarkan jasa dengan mengatasnamakan kepercayaan antar pelaku bisnis dan konsumen. Dengan begitu konsumen yang merasa puas, akan merekomendasikannya ke orang lain. Ini juga menjadi kunci agar usaha yang di tekuni bisa mencapai kesuksesan. Membuat RencanaMenjadi KoordinatorMembuat Rundown AcaraMembuat AnggaranMenentukan Lokasi PernikahanMeringankan Beban MempelaiMengatur Jadwal Gladi BersihMemimpin Seluruh PanitiaMemastikan Semua Proses TerlaksanaPenengah Kedua MempelaiSalah satu bisnis yang sedang berkembang belakangan ini adalah wedding organizer. Peluang bisnis yang satu ini semakin dilirik karena setiap tahunnya pasti ada orang yang akan menikah. Menjadi wedding organizer memang bisa memberikan pemasukan yang sangat tentunya pekerjaannya tidak mudah. Kamu harus mengetahui 10 peran dan tugas penting wedding organizer berikut ini dahulu sebelum membuka jasanyaMembuat Rencanasumber organizer memiliki tugas untuk membuat rencana sebuah acara pernikahan, mulai dari konsep acara, biaya, MC, foto, video, dekorasi, katering, dan urusan harus memberikan perencanaan tersebut dan berdiskusi dengan calon mempelai. Bila calon mempelai tidak menyetujui, kamu harus siap melakukan perubahan Koordinatorsumber yang akan mengurus calon mempelai, keluarga kedua pihak, pengisi acara, dan semua vendor. Kamu harus memberitahu kepada mereka kapan waktu untuk koordinator bagi semua orang tentu tidak mudah, kamu membutuhkan ketepatan waktu yang sangat tinggi serta tim yang kuat agar dapat melaksanakan tugas Juga 15 Tips untuk Memberikan Seserahan untuk PriaBaca Juga Tips Resepsi Pernikahan di Rumah, Murah Tapi BerkesanMembuat Rundown Acarasumber organizer memiliki tugas utama untuk membuat rundown acara pernikahan. Kamu harus siap membuat acara mulai dari kapan acara dimulai, isi acaranya, hingga penutupan acara yang kamu buat harus sesuai dengan rencana yang telah kamu buat bersama calon mempelai serta menyesuaikan setelah mengkoordinasikan dengan semua Anggaransumber kamu selesai membuat rencana acara pernikahan, menghubungi semua vendor, dan membuat rundown acara, kamu juga harus membuat anggaran yang harus dikeluarkan oleh organizer harus memastikan kalau anggaran yang dikeluarkan untuk membuat acara pernikahan sesuai dengan diskusi yang telah dilakukan dengan pihak Lokasi Pernikahansumber juga harus mencarikan dan mengusulkan lokasi pernikahan yang sesuai dengan keinginan kedua calon suami istri. Kalau kamu sudah mengusulkan, sisanya tinggal klien kamu yang juga harus memastikan gedung tersebut dapat dipakai pada tanggal yang sudah ditentukan dan biaya yang dikeluarkan sesuai dengan Beban Mempelaisumber paling penting dari wedding organizer adalah membantu calon mempelai untuk meringankan beban mereka ketika membuat acara, menyusun rundown, menentukan lokasi, serta mencari vendor. Meringankan beban mempelai merupakan tugas yang paling penting bagi wedding Jadwal Gladi Bersihsumber acara pernikahan bisa berjalan dengan lancar, tentu harus dilakukan simulasi terlebih dahulu. Itulah fungsi dari gladi bersih. Kamu juga harus menentukan waktu gladi bersih dan memastikan kalau lokasi pernikahan tersedia untuk gladi Seluruh Panitiasumber biasanya juga terdiri dari keluarga kedua mempelai, meski telah memakai jasa wedding organizer. Karena mereka belum berpengalaman mengurus pesta pernikahan, kamulah yang harus memimpin dan mengarahkan mereka. Pastikan kalau mereka bisa mengikuti arahan dan menyukseskan Semua Proses Terlaksanasumber organizer tidak hanya mengurus pesta pernikahan saja, kamu juga harus mengurus semua proses pernikahan yang diperlukan. Proses pernikahan harus dilakukan mulai dari pemberkatan sesuai dengan kebutuhan agama masing-masing. Kamu yang harus mengurus hal Kedua Mempelaisumber juga harus bisa menjadi penengah untuk kedua mempelai karena pasti ada perbedaan pendapat antara kedua mempelai. Tugas wedding organizer adalah membuat usulan yang bagus dan dapat diterima oleh kedua 10 tugas dan penting yang harus dilakukan oleh wedding organizer. Untuk mengembangkan bisnis ini, kamu harus memiliki koordinasi dan tim yang anda sedang mencari rias pengantin untuk acara pernikahan, anda dapat menggunakan MUA Parasayu. MUA Parasayu sudah berpengalaman dalam merias pengantin. Untuk informasi lebih lanjut, anda dapat menghubungi MUA Parasayu dinomor telepon/WA 0895404100004 atau mengunjungi website Juga 9 Tips Menabung untuk Biaya PernikahanBaca Juga 7 Tips Perawatan Tubuh Wanita Menjelang Pernikahan ο»ΏMengelola bisnis wedding organizer atau WO di Indonesia merupakan peluang besar yang sangat menjanjikan. Sebab, pernikahan akan terus berlangsung bagi pasangan yang sedang merencanakan pernikahan. Pastinya setiap pasagan menginginkan pesta pernikahannya menjadi momen yang terindah dalam hidupnya. Momen berkesan ini juga sangat besar nilai kebahagiannya bagi orang tua, saudara, dan kerabat dekat lainnya. Di situlah WO mengambil perannya dalam membantu setiap calon pengantin untuk merencanakan pesta pernikahan mulai dari dekorasi, katering, make up pengantin, fotografi, video dan sebagainya. Selain itu, WO juga membantu setiap pasangan untuk mewujudkan pesta pernikahannya sesuai dengan konsep yang diinginkan, baik tradisional hingga international atau sederhana hingga mewah sekalipun. Walau menjalankan WO ini membutuhkan kerja keras dan butuh banyak waktu untuk mencapai kesuksesan, tapi bisnis WO bisa dilakukan dengan fleksibel. Artinya bisa dilakukan di rumah dan pastinya akan mendatangkan omzet yang sangat besar. Bagi Anda yang sudah mempunyai ilmu dasar pengorganisasian atau pengalaman pernah bergabung di event organizer lainnya, tak ada salahnya mencoba bisnis ini. Agar bisnis WO bisa berjalan dengan lancar dan mencapai kesuksesan, simak lima tips berikut ini! Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya! Bandingkan Produk KTA Terbaik! 1. Tentukan Target Pasar Tentukan target pasar Apapun jenis bisnis yang dijalankan pastinya memiliki target yang dijadikan sebagai sasaran konsumen, ini juga berlaku pada bisnis WO. Menentukan target pasar dengan tepat merupakan hal pertama yang harus dilakukan, apakah masyarakat kalangan menengah saja, menengah ke atas atau kalangan atas saja. Hasil keputusannya nanti tentunya akan memudahkan Anda dalam melakukan perencanaan bisnis selanjutnya seperti perancangan keuangan, konsep hingga proses marketing. 2. Bentuk Tim yang Kuat Bentuk tim yang kuat Namanya organizer pastinya tidak dikerjakan sendiri, sebab akan banyak tugas yang harus diselesaikan dengan cepat. Maka sangat diperlukan adanya tim yang mau bekerja sama untuk mencapai kesuksesan di bisnis WO yang dijalankan. Tidak perlu banyak orang, cukup rekrut orang sesuai dengan yang dibutuhkan saja. Misalnya saja bagian dekorasi, marketing, keuangan dan sebagainya. Temukan orang yang bener-bener memahami jobdescnya, agar lebih mudah ketika sedang mengarahkan orang tersebut. Bila suatu saat nanti Anda sangat membutuhkan orang-orang tambahan untuk membantu menyelesaikan projek, memanfaatkan pekerja lepas bisa menjadi solusi yang tepat. Baca Juga 5 Cara Melakukan Negosiasi Dengan Wedding Organizer 3. Ajak Kerja Sama dengan Banyak Partner Ajak kerja sama dengan banyak partner Pada umumnya, WO yang baru berdiri akan melibatkan banyak pihak dari luar yang akan melengkapi kebutuhan WO, seperti mitra katering, tata rias, busana pengantin, dokumentasi foto dan video, hiburan, toko bunga, aula resepsi dan sebagainya. Bila ini dikerjakan sendiri bersama tim tentunya sangat sulit dilakukan. Maka, sangat perlu menjalin kerja sama dengan banyak mitra atau partner dengan baik. Hal ini tentu akan memudahkan dalam menjalankan bisnis WO tersebut, termasuk dalam menentukan kosep yang sesuai dengan budget pernikahan calon pengantin. 4. Buat Paketan Konsep yang Menarik Buat paketan konsep yang menarik Tak bisa dipungkiri, persaingan dalam bisnis tidak akan pernah ada habisnya. Setiap bisnis pastinya memiliki kompetitor yang bersaing ketat untuk mendapatkan pelanggan sebanyak-banyaknya. Dalam hal ini, menyuguhkan penawaran paketan konsep yang menarik bisa menjadi solusi yang tepat. Caranya, Anda hanya tinggal mengikuti tren pasar terkini mulai dari yang tradisional hingga modern. Kemudian, itu bisa dijadikan sebagai bahan untuk berinovasi dengan mengkobinasikan unsur lain. Misalnya, adat tradisional tapi disuguhkan dengan konsep mewah mulai dari dekorasi, menghidangkan menu-menu yang bervariasi antara tradisional dan modern dan sebagainya. Pastikan, setiap paketan konsep yang ditawarkan juga memiliki harga yang sesuai dengan target pasar. Baca Juga Modal Nikah Kurang? Pakai KTA Saja! 5. Promosikan secara Offline dan Online Promosikan secara offline dan online Setiap pebisnis pastinya menginginkan bisnisnya dikenal banyak orang dan mendapatkan banyak pelanggan. Untuk itu, Anda harus melakukan promosi dengan berbagai macam cara baik offline maupun online. Promosi secara offline biasanya menggunakan brosur atau pamphlet yang dibagi-bagikan ke banyak orang. Selain itu, juga bisa memanfaatkan event-event tertentu untuk membuka stand promosi WO milik Anda. Sementara online, manfaatkan sosial media seperti facebook, twitter, Instagram, dan youtube dengan maksimal. Agar kedua cara promosi yang dilakukan lebih menarik, buatlah desain yang menarik pada pamphlet/brosur atau postingan dan sertakan juga beberapa foto dari contoh pernikahan yang pernah dibuat sebelumnya sebagai portfolio. Jangan lupa juga sekali-kali berikan harga khusus seperti diskon atau potongan harga di momen tertentu. Berikan Pelayanan yang Terbaik Percuma saja bila semua rencana yang Anda lakukan sudah tersusun dengan sempurna tapi tidak memberikan pelayanan yang terbaik. Ini tentunya akan membuat pelanggan menjauh dari WO Anda. Layanilah konsumen dengan sebaik mungkin mulai dari mendengarkan keinginannya, saat bernegoisasi hingga memberikan solusi yang terbaik agar konsumen mudah menentukan konsep pernikahan sesuai dengan budget. Hal ini pasti akan membuat konsumen merasa puas. Menyoal modal awal, sebenarnya bisnis WO ini tidak membutuhkan modal yang besar. Sebab, pada umumnya WO akan menerima DP awal atau pembayaran dimuka sekian persen dari total keseluruhan dari konsumen. Nah, dari uang tersebut bisa dialokasikan ke beberapa bagian. Namun, bila diperlukannya modal, Anda bisa memanfaatkan pinjaman tanpa agunan atau KTA. Dengan begitu, bisa menunjang bisnis WO Anda menjadi lebih baik. Baca Juga Biaya Untuk Menikah, Mau Secara Tunai Atau Kredit?